Hening

Sudut itu sudah lama sepi. Didalamnya ada luka yang masih sering menyakiti dirinya sendiri. Sesosok jiwa terdiam di perantara. Masa lalu tak pernah menyediakan jawaban. Tapi masa depan terlalu sunyi untuk dilaluinya sendiri. Kemana perginya riuh menenggelamkan itu?

Senja berlalu pergi kesekian kali. Ada kosong yang masih belum terisi, menekuri dinding yang mulai dibangunnya sendiri. Kemana perginya suara suara senyap itu? Adakah mungkin semua karam di sepasang samuderamu?

Izinkan sebuah hati tenggelam di lautan hangat pandangmu lebih lama dari sebuah jarak detik antara kilasan tatap dan senyum ragu ragu. Sempatkah sebuah debar menelusup diantara dekap dekat langkah dan bayang dari kepergian jejakmu yang kian jauh?

Sepasang jendela tertutup terlalu cepat. Ada rasa yang ingin kembali menemukan muara. Kapan lagi bisa sebuah jiwa merasuk menyelami biru hangatmu? Agar dapat kupulangkan rindu di kedalaman sepasang matamu.

Advertisements

About ayundazikrina

Woman with dreams
This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s